BAB I
PENDAHULUAN
Islam adalah agama yang haq dan kekal, sesuai dengan fitrah dan akal
manusia di setiap zaman dan tempat yang di bawa oleh Nabi Muhammad SAW untuk
mengeluarkan manusia dari kegelapan dan kebodohan kepada cahaya dan ilmu. Kita mestinya
bersyukur dan berbahagia karena Alloh SWT menciptakan kita sebagai manusia
muslim. Artinya kita mendapatkan jaminan dari Alloh SWT untuk mendapatkan
keselamatan hidup baik di dunia maupun di akhirat. Keselamatan hidup di dunia
dan akhirat akan Alloh berikan kepada kita manakala kita memang benar-benar
menjalankan syariat Alloh SWT.
Sesuai dengan nama Islam itu sendiri, inti dari
keislaman kita adalah tunduk, berserah diri menjalankan hukum-hukum Alloh swt . dengan demikian tidak ada satupun
yang dapat mengalahkan ketinggian islam karena islam itu tinggi dan tidak ada
yang dapat melebihi ketinggiannya (الاسلام يعلى
ولا يعلى عليه
).
Kita sebagai umat islam harus meyakini bahwa islam
adalah agama yang syamil. Agama yang di dalamnya terdapat kesempurnaan. Ketika
kita memproklamasikan diri sebagai muslim, kita harus berupaya sepenuh jiwa dan
raga untuk melaksanakannya secara menyeluruh tidak setengah-setengah (juziyah).
Seorang muslim tidak boleh mengambil sebagian dan menolak sebagian. Pemahaman
seperti itu adalah pemahaman yang keliru. Hal ini dapat kita baca dalam Alquran Surat Albaqoroh ayat 208
gr'¯»t úïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qè=äz÷$# Îû ÉOù=Åb¡9$# Zp©ù!$2 wur (#qãèÎ6®Ks? ÅVºuqäÜäz Ç`»sÜø¤±9$# 4 ¼çm¯RÎ) öNà6s9 Arßtã ×ûüÎ7B ÇËÉÑÈ
208. Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu
ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut
langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata
bagimu.
baca selengkapnya untuk mendownload makalah tersebut klik di sini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar